Blog Archives

Apa itu Supply Chain

SCM (Supply Chain Management) mungkin sering didengar, apa itu? Sebenarnya tanpa sadar kita sudah merasakan ‘efek’ dari supply chain. Contohnya: pakaian yang digunakan sekarang, Nasi yang ada di atas meja makan, lipstik yang nempel di bibir, atau parfum yang disemprot ke badan.

Supply Chain adalah proses dimana dimulai dari barang mentah (raw material) diproses menjadi barang jadi (Finished Goods) dan didistribusikan sampai ke pelanggan (end customer). Jika mengacu ke contoh diatas, berarti, mulai dari tanaman kapas dipanen, diolah menjadi benang, kemudian menjadi kain, seterusnya di jahit menjadi pakaian. Setelah itu dikirimkan ke toko toko sehingga pelanggan bisa membeli pakaian tersebut.

Betapa panjangnya alur tersebut, jika salah satu alur saja terputus, kita tidak akan bisa memakai pakaian yang digunakan sekarang.  Bayangkan jika bahan baku untuk membuat kain tidak ada, tidak akan ada pakaian yang dijual di toko sehingga anda tidak akan mengenakan pakaian kesayangan anda. Terdapat prosess yang komplek di setiap bagian dari prosess tersebut, dan tidak boleh terputus pada salah satu bagiannya.

Secara umum, prosess SCM bisa dibedakan menjadi :

  • Planning (Perencanaan). Perencanaan barang apa yang akan diproduksi, berapa total yang akan diproduksi.
  • Purchasing (Pengadaan). Berapa banyak/ apa saja bahan baku/ peralatan yang diperlukan untuk memproduksi barang.
  • Logistic yang terdiri dari Warehouse/ Penyimpanan dan Distribusi. Penyimpanan barang setelah diproduksi, bagaimana cara mendistribusikannya ke pelanggan.

seperti itu kira2 supply chain yang semoga penjelasannya mudah di’cerna’ oleh reader. Kritik dan saran dipersilahkan untuk sharing.

Advertisements