Apa itu Warehouse Management System?

Warehouse Management System (WMS) adalah System/ aplikasi yang dikhususkan untuk mengelola gudang penyimpanan atau Warehouse. System ini akan mengatur segala kegiatan yang ada di area gudang mulai dari Kedatangan Barang (Receiving), Peletakan Barang (Putaway), Perpindahan Barang(Moving), Cycle Count (Stock Take) hingga pengambilan barang(Picking).

Feature2 yang terdapat di WMS:

  1.  Putaway Strategy » Strategy dalam peletakan barang di gudang.
    • Empty Location: menempatkan barang hanya pada lokasi kosong
    • Consolidate LOT/BATCH » menempatkan barang dengan cara menggabungkannya di lokasi yang mempunyai LOT/ BATCH yang sama.
    • Consolidate ITEM » nemempatkan barang dengan cara menggabungkannya di lokasi yang mempunyai ITEM/ Barang yang sama.
    • Item Location Assignment » menempatkan barang pada lokasi khusus yang sudah di assign ke Item/ Barang tsb.
  2. Allocation Strategy » Strategy Pengambilan barang untuk memenuhi kebutuhan order dari lokasi penyimpanan.
    • FIFO
      • First In First Out ad
    • FEFO
      • First Expired First Out, strategy ini biasanya digunakan pada product consumer goods yang mempunyai masa expired, terutama pada makanan dan obat obatan.
    • LIFO
      • Last In First Out, strategy ini menempatkan barang yang baru masuk agar dikeluarkan terlebih dahulu. Barang yang baru masuk ditempatkan di posisi paling depan agar mudah dikeluarkan “drive-in”. Strategy ini biasanya digunakan untuk barang barang yang ukurannya berat sehingga tidak terlalu sulit jika mengeluarkan barang dari bagian depan.
    • Maximize Space
      • Tujuan dari strategy ini adalah untuk memaksimalkan space dengan cara menghabiskan lokasi yang part case/ receh terlebih dahulu. konsekuensinya adalah traveling time pada saat picking/ pengambilan barang akan lebih panjang dibanding strategy yang lain.
    • Minimize Visit
      • pengambilan barang dari tempat yang mempunyai jumlah yang lebih besar dari kebutuhan order/pesanan nya.
    • Item Allocation Assignment
      • pengambilan barang dari tempat yang dikhususkan untuk barang tertentu.
    •  Closest Match – allocate least available that fills entire request
      • pengambilan barang dari lokasi yang jumlah barangnya mendekati kebutuhan order.
  3. Replenishment
    • Replenishment adalah proses pengisian kembali terhadap lokasi yang sudah kosong/ tidak mencukupi.
  4. Cross Dock

masih banyak lagi feature2 yang dimiliki oleh WMS untuk menunjak kegiatan/ aktifitas aktivitas di gudang. Saya akan coba untuk menuliskannya jika ada kesempatan. Silahkan diberikan komentar untuk disikusi.

 

Advertisements

About Polairut

Abadi Harahap, I'm working in Supply Chain Third Party Logistic as Supply Chain Consultant. Daily in touch in Warehouse Operation, Transport System and provide advice for solution. I like hiking, open a tent in a mountain, enjoy the nature. Sometime write code for web, Android app and its for pleasure, not for pressure. Any opportunity you can drop me an email at badi_hrp@yahoo.com . I will give you my mobile. thanks.

Posted on December 23, 2014, in supply chain and tagged , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: