Dislexia, gangguan membaca dan menulis akibat kelainan pada otak

Ini bukan wacana politik, yang ngecejekin orang- orang yang berpolitik.

Lagi hot-hotnya berita pada pelantikan Presiden periode 2009-2014, dimana, ketua MPR yang sering keseleo lidah atau mungkin gangguan membaca & menulis akibat kelainan pada otak, mungkin anda juga terkena penyakit ini :P, or saya juga :P.  Sering kali Ketua MPR melakukan kesalahan dalam menyebut nama lengkap Presiden Terpilih & tamu undangan. Sekali lagi, gw gak bahas politik disini.

Penyakit itu namanya Disleksia (Dislexia), biasanya menyerang anak anak, gangguan membaca & menulis akibat kelainan pada otak. Gangguan ini bukan bentuk dari ketidakmampuan fisik, seperti karena ada masalah dengan penglihatan, tetapi mengarah pada bagaimana otak mengolah & memproses informasi yang sedang dibaca.  Kesulitan ini biasanya baru terdeteksi setelah anak memasuki dunia sekolah untuk beberapa waktu.

Kenali ciri- cirinya:

  1. Lamban bicara jika dibandingkan kebanyakan anak seusianya dan tidak dapat mengucapkan kata- kata secara benar.
  2. Lambat mengenal alfabet, angka, hari, minggu, bulan, warna, bentuk dan informasi mendasar lainnya. Serta sulit dalam mengurutkan huruf- huruf dalam kata.
  3. Sulit menyuarakan fonem (satuan bunyi) dan memadukannya menjadi sebuah kata.
  4. Sulit mengeja secara benar. Bahkan mungkin anak akan mengeja satu kata dengan bermacam ucapan.
  5. Sulit mengeja kata atau suku kata dengan benar. Anak bingung menghadapi huruf yang mempunyai kemiripan bentuk seperti B- D, U – M – N.
  6. Sembaca satu kata dengan benar d satu halama, tetapi di halaman lainnya salah.
  7. Kesulitan dalam memahami apa yang dibaca.
  8. Keseringan terbalik dalam menuliskan dan mengucapkan kata. Misalnya kata gajah diucapkan menjadi “gagah”,  “pelajaran” dibaca “perjalanan”.
  9. Rancu dengan kata- kata yang singkat, misalnya ke, dari , dan , jadi.
  10. Bingung menentukan tangan mana yang dipakai untuk menulis.
  11. Lupa mencantumkan huruf besar, serta lupa meletakkan tanda- tanda baca lainnya, seperti titik atau koma.
  12. Menulis huruf dan angka dengan hasil yang kurang baik/ tulisan jelek sekali.

Penyebab

  1. Genetik/ keturunan. Disleksia centerung terdapat pada keluarga yang mempunya anggota kidal. Namun, orang tua yang disleksia tidak secara otomatis menurunkan gangguan ini pada anak- anaknya., atau anak kidal pasti disleksia.
  2. Memiliki masalah dengan sejak usia dini. JIka kesulitan tidak terdeteksi sejak dini, maka otak yang sedang berkembang akan sulit menghubungkan bunyi atau suara yang didengarkan dengan huruf atau kata yang dilihatnya.
  3. Faktor kombinasi, merupakan kombinasi dari dua hal diatas. Faktor kombinasi ini menyebabkan anak yang diseleksia menjadi kian serius atau parah, sehingga perlu penanganan menyeluruh dan kontinyu.

Pengobatan

  1. Educational approachdan phonic lessons. Apabila orang tua dan guru mulai mencurigai bahwa anak mengidap disleksia, hendaknya segera berkonsultasi dengan psikolog atau klinik/ sekolah pengajaran khusus (special education) untuk mendapatkan informasi mengenai cara penanganan yang sebaiknya dilakukan untuk membantu anak dalam mengingkatkan perkembangan membacanya. Anak disleksia tidak selamanya tidak mampu membaca dan menulis. Apabila mendapatkan penanganan yang tepat dan intnsif, anak disleksia akan dapat membaca sama seperti anak normal lainnya. Bahkan bisa ber-IQ lebih tinggi dari anak normal.
  2. Metode multi-sensory. Dengan metode yang terintegrasi, anak akan diajarkan mengeja tidak ahanya berdasarkan apa yang didengarnya lalu diucapkan kembali, tetapi juga memanfaatkan kemampuan memory visual( penglihatan) serta taktil ( sentuhan) . Cara ini dilakukan untuk memungkinkan terjadinya essoasi antara pendengaran, penglihatan dan sentuhan sehingga mempermudah otak bekerja mengingat kembali huruf- huruf.
  3. Membanhun rase percaya diri. Jangan pernah menganggap anak bodoh dan lamban dalam melakukan apapun. Bantulah anak mengemukakan keungulan diri, agar bisa merasa bangga dan tidak pesimis terhadap hambatan yang saat ini sedang diatasi. Kalu perlu jelaskan pada mereka figur figur 0rang terkenal yang mengatasi problem disleksia dan melaukan sesuatu yang berguna untuk masyarakat.

kutipan ini diambil dari  & selengkapnya baca di: http://www.conectique.com/tips_solution/parenting/health/article.php?article_id=5783

Advertisements

About Polairut

Abadi Harahap, I'm working in Supply Chain Third Party Logistic as Supply Chain Consultant. Daily in touch in Warehouse Operation, Transport System and provide advice for solution. I like hiking, open a tent in a mountain, enjoy the nature. Sometime write code for web, Android app and its for pleasure, not for pressure. Any opportunity you can drop me an email at badi_hrp@yahoo.com . I will give you my mobile. thanks.

Posted on October 22, 2009, in kesehatan and tagged , , , . Bookmark the permalink. 2 Comments.

  1. mksh informasi ini sangat membantu saya…mksh

  2. kira2 yg penulisnya dislexsia apa tdk ini ?
    hehehe

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: