PS4 you are in my mind, 3M figthing

I don’t think it at all. 

Works:

Meet people and they asking the same question. Where to go and when ? It’s like people over care on me or they just want to play “gossip”? who knows. Let them do what they want to, just don’t nudge me. I don’t think it at all. 

My Head:

Two things in my mind, PS4 and 3M. Urgently is 3M, you live it well, God determine. fighting. so PS4? Hands really want to touch the sticks and playing it, but my head said “don’t swipe my card”. How do this become true? Find another way to get cash, selling the product.

Yes, please buy my product. This product can help you to scan and convert “Faktur Pajak” to friendly format. For any detail, you can contact me at badi_hrp@yahoo.com

ps:

I have PS3 has been more 2 years with only one game: FIFA2013, and its seldom playing. so what concern do make me want to have PS4? We are same, I thinking on it.

Works:

I don’t think it at all. just following and face the in your front. I need hiking, reading and writing.

======

RPP eCommerce , ribet atau melindungi ?

ecommerce Ini bukan berita baru terkait dengan eCommerce. Berita ini sudah booming sekitar 2 bulanan lalu seharusnya sudah saya posting sebulan yang lalu. Berita ini sudah menjadi perdebatan antara komunitas eCommerce dan pembuat Undang Undang dalam hal ini Pemerintah.

Terkait dengan rencana Pemerintah untuk menerbitkan peraturan tentang perdagangan online (eCommerce). Salah satu pasal yang menjadi perdebatan adalah pengaturan terhadap penyelenggara perdagangan elektronik, sertifikasi, perlindungan bagi pelanggan, perlindungan bagi penyelenggara transaksi, penyelesaian sengketa dan sanksi perdangangan elektronik. Dalam pasal penyelenggaraan perdangagan elektronik, diwajibkan menyertakan 11 informasi berupa identitas dan legalitas pelaku usaha, persyaratan teknis barang, harga, cara pembayaran , penyerahan barang, dan domisili produsen.

Dengan singkat kata, jika ingin berjualan online, maka harus mendapatkan sertifikasi dari lembaga yang berwenang terlebih dahulu dimana harus mencantumkan dokumen domisili, NPWP, KTP dan dokumen pendukung lainnya. Proses ini menurut penyelenggara ecommerce akan menghambat usaha mereka karena pengurusannya yang sulit seperti masalah administrasi yang menjadi momok di pemerintahan. Disisi lain, pemerintah mencoba untuk menjaring pajak dari transkasi online ini dan kembali menurut penyelenggara ecommerce, industri ini masih belum layak untuk dibebani pajak karena masih baru dan sedang berkembang.

Proses verifikasi pedangan online sekarang ini sudah berjalan di beberapa situs ecommerce marketplace, contohnya “bukalapak”, “mobil123” dll. Pedangan yang terverifikasi diberikan tanda/badge , sehingga customer lebih convince untuk melakukan transaksi.  Dikhawatirkan, dengan peraturan ini, ecommerce dengan model marketplace akan terjadi kemunduran karena penjual lebih memilih menjual sendiri dan akan lebih susah untuk di verifikasi oleh customer maupun pemerintah.

Di sisi Customer, ini akan menguntungkan karena dapat menekan angka kecurangan perdangangan online. Dengan didaftarkannya semua pedangan online, maka transaksi online akan menjadi lebih aman dan customer lebih terlindungi.

Saya pernah mendengan pepatah “Kenyamanan berbanding terbalik dengan Keamanan”, tapi bukan berarti kita harus menghilangkan salah satu faktor tsb. Menurut saya, Pemerintah berusaha untuk melindungi customer dan dan produsen dalam hal ini.

eFaktur Reader

Dengan diberlakukannya efaktur dari dirjen Pajak efektif 1 Jul 2015, maka semua approval pajak akan dilakukan melalui system eFaktur. Kami meyediakan tools untuk membantu membaca eFaktur.

efakturreader

 efakturreader

Feature:

  • Membaca eFaktur QR Code
  • Export to Excel
  • Export to CSV

Jika ada yang berminat, segera hubungin badi_hrp@yahoo.com atau comment di blog ini. Thanks.

Welcome Supply Chain, Thanks ERP

Was in 2010 backward, people familiar with word “ERP” with identical with “SAP”. ERP bring industrial to growth with a business complex. ERP have modules, SO, FICO, MM, SD, PM, SCM, and others. All modules interconnected together and helping industry to make best decision , fixed business complexity. In other word, let say “ERP is mature”.

Year 2010 onward, industry growing with Supply Chain. What is Supply Chain ? well, Supply Chain is process begin from resources, processing manufacturing to create a goods and distribute goods to customer. This is wiki said on Supply Chain. Many elements involved. Procurement to find the raw material, Transportation/Distribution to ship/ deliver material from source to factory, Manufacturing to create goods. Warehouse to keep the raw material and finish goods.

Complexity in every element , become challenge that has to be fixed. Supply chain process a baby process, even though is a part of ERP. Imagine if supply chain process is stopped. Maybe we cannot wear like now. You can’t read this content. How did your notebook on your desk? It a supply chain process. Manufacturing made notebook and distribute to the store, then you can buy your notebook in the store. How did you visit the store? with car, bus? its also supply chain process. Manufacturing made bus/ car, distribute to dealer then you can buy and ride them. Supply chain is an essential process. Industrial focus in supply chain process and still learning.

I’m not saying forgot the ERP. Supply Chain is part of ERP itself. Say thanks to ERP and welcoming to Supply Chain.

 

This is also wrote in polairut.blogspot.com

 

Menghitung jarak dan waktu di Excel dengan menggunakan Google Map API

Microsoft Excel adalah aplikasi serba bisa dari Microsoft, menurut saya aplikasi ERP saja bisa kalah dengan fleksibilitas dari Microsoft Excel ini. Excel bisa digunakan untuk pencatatan Absensi, Accounting, Penjualan, Pembelian dan sebagainya. So, apa lagi yang diragukan dari Microsoft Excel ini? berterimakasih lah kepada microsoft *opssss.

berikut saya coba tuliskan bagaimana menggunakan excel untuk menghitung jarak dan waktu. Mungkin ini bisa digunakan oleh orang2 yang bekerja sebagai Route Planning yang bekerja di Logistic/ Supply Chain Company.

map-api-excel-polairut

map-api-excel-polairut

Read the rest of this entry

Apa itu Warehouse Management System?

Warehouse Management System (WMS) adalah System/ aplikasi yang dikhususkan untuk mengelola gudang penyimpanan atau Warehouse. System ini akan mengatur segala kegiatan yang ada di area gudang mulai dari Kedatangan Barang (Receiving), Peletakan Barang (Putaway), Perpindahan Barang(Moving), Cycle Count (Stock Take) hingga pengambilan barang(Picking).

Feature2 yang terdapat di WMS:

  1.  Putaway Strategy » Strategy dalam peletakan barang di gudang.
    • Empty Location: menempatkan barang hanya pada lokasi kosong
    • Consolidate LOT/BATCH » menempatkan barang dengan cara menggabungkannya di lokasi yang mempunyai LOT/ BATCH yang sama.
    • Consolidate ITEM » nemempatkan barang dengan cara menggabungkannya di lokasi yang mempunyai ITEM/ Barang yang sama.
    • Item Location Assignment » menempatkan barang pada lokasi khusus yang sudah di assign ke Item/ Barang tsb.
  2. Allocation Strategy » Strategy Pengambilan barang untuk memenuhi kebutuhan order dari lokasi penyimpanan.
    • FIFO
      • First In First Out ad
    • FEFO
      • First Expired First Out, strategy ini biasanya digunakan pada product consumer goods yang mempunyai masa expired, terutama pada makanan dan obat obatan.
    • LIFO
      • Last In First Out, strategy ini menempatkan barang yang baru masuk agar dikeluarkan terlebih dahulu. Barang yang baru masuk ditempatkan di posisi paling depan agar mudah dikeluarkan “drive-in”. Strategy ini biasanya digunakan untuk barang barang yang ukurannya berat sehingga tidak terlalu sulit jika mengeluarkan barang dari bagian depan.
    • Maximize Space
      • Tujuan dari strategy ini adalah untuk memaksimalkan space dengan cara menghabiskan lokasi yang part case/ receh terlebih dahulu. konsekuensinya adalah traveling time pada saat picking/ pengambilan barang akan lebih panjang dibanding strategy yang lain.
    • Minimize Visit
      • pengambilan barang dari tempat yang mempunyai jumlah yang lebih besar dari kebutuhan order/pesanan nya.
    • Item Allocation Assignment
      • pengambilan barang dari tempat yang dikhususkan untuk barang tertentu.
    •  Closest Match – allocate least available that fills entire request
      • pengambilan barang dari lokasi yang jumlah barangnya mendekati kebutuhan order.
  3. Replenishment
    • Replenishment adalah proses pengisian kembali terhadap lokasi yang sudah kosong/ tidak mencukupi.
  4. Cross Dock

masih banyak lagi feature2 yang dimiliki oleh WMS untuk menunjak kegiatan/ aktifitas aktivitas di gudang. Saya akan coba untuk menuliskannya jika ada kesempatan. Silahkan diberikan komentar untuk disikusi.

 

Apa itu Supply Chain

SCM (Supply Chain Management) mungkin sering didengar, apa itu? Sebenarnya tanpa sadar kita sudah merasakan ‘efek’ dari supply chain. Contohnya: pakaian yang digunakan sekarang, Nasi yang ada di atas meja makan, lipstik yang nempel di bibir, atau parfum yang disemprot ke badan.

Supply Chain adalah proses dimana dimulai dari barang mentah (raw material) diproses menjadi barang jadi (Finished Goods) dan didistribusikan sampai ke pelanggan (end customer). Jika mengacu ke contoh diatas, berarti, mulai dari tanaman kapas dipanen, diolah menjadi benang, kemudian menjadi kain, seterusnya di jahit menjadi pakaian. Setelah itu dikirimkan ke toko toko sehingga pelanggan bisa membeli pakaian tersebut.

Betapa panjangnya alur tersebut, jika salah satu alur saja terputus, kita tidak akan bisa memakai pakaian yang digunakan sekarang.  Bayangkan jika bahan baku untuk membuat kain tidak ada, tidak akan ada pakaian yang dijual di toko sehingga anda tidak akan mengenakan pakaian kesayangan anda. Terdapat prosess yang komplek di setiap bagian dari prosess tersebut, dan tidak boleh terputus pada salah satu bagiannya.

Secara umum, prosess SCM bisa dibedakan menjadi :

  • Planning (Perencanaan). Perencanaan barang apa yang akan diproduksi, berapa total yang akan diproduksi.
  • Purchasing (Pengadaan). Berapa banyak/ apa saja bahan baku/ peralatan yang diperlukan untuk memproduksi barang.
  • Logistic yang terdiri dari Warehouse/ Penyimpanan dan Distribusi. Penyimpanan barang setelah diproduksi, bagaimana cara mendistribusikannya ke pelanggan.

seperti itu kira2 supply chain yang semoga penjelasannya mudah di’cerna’ oleh reader. Kritik dan saran dipersilahkan untuk sharing.

Pendakian Gunung Gede

image

Pendakian Gunung Gede

Kepala Kakap Tanjakan

Kepala Kakap Tanjakan by Abadi Harahap
Kepala Kakap Tanjakan, a photo by Abadi Harahap on Flickr.

Kepala Kakap Tanjakan.

di dekat Bea Cukai Rawamangun

Gunung Gede

Gunung Gede by Abadi Harahap
Gunung Gede, a photo by Abadi Harahap on Flickr.

Gunung Gede